Tampilkan postingan dengan label Tips - Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips - Trick. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

Tips Motor Starter, Ganti Sikat Langsung Jreng!



Mungkin sebagian dari sobat pernah atau sering mengalami kendala ketika menghidupkan engine motor pakai elektrik starter. Tombol elektrik starter harus ditekan berulang-ulang kali, barulah engine bisa hidup. Atau, bahkan tidak bisa hidup dan akhirnya terpaksa menggunakan kick starter.

Meskipun sudah mengganti baterai alias aki di motor dengan aki yang baru, tetapi tetap saja tidak bisa melakukan penghidupan motor lewat elektrik starter. Jika kondisi sudah seperti itu, patut motor atau dinamo starter kudu dicurigai.

"Motor starter dihidupkan oleh baterai. Jika baterai bagus, normalnya motor starter akan hidup lancar. Tapi, kadang karena usia dan minimnya perawatan, kondisi brush atau sikat yang ada di motor starter sudah aus,” beber Tri Wahyanto.

Brush memang didesain untuk aus dan lama-kelamaan pasti akan berkurang. Itu karena brush tersebut bergesekan dengan komutator ketika motor starter hidup. Sehingga, brush akan lebih cepat mengalami keausan dibandingkan komponen motor starter yang lain.
Untuk mengatasinya, harus bongkar motor alias dinamo starter. Cara pertama, lepas terlebih dahulu soket-soket kelistrikannya. Selanjutnya, lepas tutup bak mesin bagian kiri. Setelah terlepas, akan kelihatan cincin pengunci. Nah, lepas juga cincin pengunci itu.

"Setelah semuanya terlepas, berikutnya lepas baut pemasangan motor starter di mesin,” beber pria pemilik bengkel motor bernama Serba Jaya ini. Usai dilepaskan dari dudukan, tinggal buka penutup motor starter dengan cara melepas baut-baut penguncinya.

Dengan kondisi terlepas, barulah bisa melihat keausan brush di dinamo starter. Buat pacuan Honda, kalau menurut buku manual servis Honda, keausan yang diijinkan tidak lebih dari 4 mm.
Rasanya, buat pacuan merek lain juga tidak jauh berbeda. Nah, jika keausan sudah melebihi batas minimum yang diijinkan, sudah selayaknya brush diganti dengan yang baru.

Sebelum merakitnya kembali, juga perlu melakukan pembersihan dan pengecekan pada komutator. Jangan biarkan part ini penuh dengan debu dan kotoran yang menempel. Ataupun, dari kerusakan yang diakibatkan oleh hubungan singkat.

Yang perlu diperhatikan saat membersihkan komutator, “Jangan sekali-kali membersihkan permukaan komutator yang berdebu dengan menggunakan amplas. Karena perlakuan itu akan merusak permukaannya,” tutup pria yang membuka bengkel di Jl Salatiga-Suruh km 1, Jawa Tengah itu.

Coba cek ya!

Cara Lepas Per Sok Belakang Tanpa Gores, Pakai Kain!



Mau ganti anting-anting sok atau mengecat pegas sok belakang perlu dibongkar dulu. Dimaksudkan agar cat tak mengenai komponen lainnya.

Menjadi masalah, ketika akan melepas per sok. Karena harus menekan per suspensi tersebut sehingga baut yang ada di tengah bisa dikendorkan. Tapi, untuk praktisnya, bisa meniru cara yang dilakukan Indro Winadi.

"Cukup gunakan kain untuk melepas sok belakang,” buka pria yang tinggal di Kota Semarang, Jawa Tengah ini. Pakai kain, juga bisa meminimkan resiko per sok rusak atau cat terkelupas.

Caranya, siapkan kain tebal panjang sekitar 50 cm sebanyak dua lembar. Lalu, obeng ataupun besi yang bisa dipakai buat memutar.

Potongan kain itu, dimasukkan di sela-sela per bagian atas dan bagian bawa dan diikat dengan posisi berseberangan.

Berikutnya, obeng atau besi yang telah disiapkan tadi digunakan untuk memutar kain yang telah diikatkan pada per secara bersamaan.

Putar obeng tersebut dengan kedua tangan sampai per terangkat. Langkah selanjutnya, tahan obeng agar tidak lepas.

"Jika per sudah dalam posisi seperti itu kita sudah bisa memasukan kunci pas untuk menahan mur pengunci yang ada di dalam,” tambahnya

Pasang Ban Pakai Sabun, Biar Pelek Tidak Lecet




Tak sedikit kendala muncul, ketika ingin mengganti ban luar motor yang sudah alami keausan dengan ban luar yang masih baru. Itu bisa disebabkan kondisi ban yang masih rapat dan kencang. Jadi, membutuhkan pengungkit yang lebih untuk memaksa ban terpasang sempurna di pelek.

Tapi akibatnya, dengan menggunakan pengungkit ban yang berlebihan akan berakibat lecet pada ban yang masih baru tersebut. Atau, kalaupun tidak lecet, pemasangannya bisa saja miring atau tidak sesuai dengan alurnya. Akibatnya mengganggu kenyamanan saat dikendarai.

“Ada cara yang lebih gampang untuk melakukan pekerjaan tersebut. Dijamin, akan lebih mudah dalam pemasangan ban dan tidak akan merusak ban,” buka Sahid dari Sahid Modified & Paint di Semarang, Jawa Tengah.

Caranya, cukup oleskan sabun yang telah dilarutkan dalam air pada bagian ban yang bersinggungan dengan pelek. Sehingga, ban luar akan menjadi lebih licin. Selanjutnya, ban yang telah diolesi dengan sabun itu tinggal dipasangkan di pelek dengan cara ditekan.

“Jika sudah air sabun, tak perlu lagi gunakan pengungkit. Cukup kita dorong dengan tangan dan kalaupun mengalami kesulitan kita hanya tinggal menggunakan pengungkit sekali atau dua kali saja,” tutup modifikator anak satu ini.

Senin, 11 Februari 2013

Monoshock Scorpio “AMBLES” Neh Solusinya….Cekidot



cr-ar-custom

Yamaha Scorpio "AMBLES" itu sih bawaan orok bro……biar dibilang udah dikoreksi dari segi konstruksi dikeluaran teranyar. Tetap bro, Ambles maning
Biar buritan Yamaha Scorpio anda kembali nungging dan tidak ambles. Koperasi menjual Conrod (CR) dan Arm Relay (AR)Custom. Kedua parts ini dibuat secara presisi dan menggunakan kualitas bahan yang sangat bagus.
CR dan AR ini menggunakan bearing, tidak seperti bawaan pabrikan yang dibuat statis. Bearing inilah yang bergerak meng-imbangi naik turunya saat Monoshok berkontraksi hehehe….. Sehingga bushing relatif lebih awet dan ayunan shock tetap diperoleh walau buritan nungging
Kedua part ini tidak harus digunakan secara bersamaan. Bisa dibeli dan digunakan terpisah. Jadi bisa dikombinasikan dengan parts original sekaligus menghemat, namun AMBLES  teratasi.
Harga*: …………… NOW READY STOCK
  • CONROD (CR): Rp.395,000
  • ARM RELAY (AR): Rp.350,000
Produk CR kami berbeda dengan yang dijual dipasaran,KEUNGGULAN PRODUK ini adalah:



Memiliki Kualitas material dan ketebalan yang sangat baik

Tanpa sambungan, dibuat dari besi utuh dengan mesin CNC untuk menjamin kekuatan dan    ketepatan ukuran serta desain.

Baik AR dan CR mengaplikasikan Bearing bambu yang memiliki ukuran & nomor bearing yang sama dengan bearing Rear Swing Arm. Sehingga memudahkan saat penggantian bearing nantinya.

Bushing juga memiliki ukuran dan nomor parts yang sama dengan CR dan AR bawaan pabrik. Sehingga memudahkan penggantian bila diperlukan

Rebound alias naik turunnya Monoshock tetap berfungsi baik, karena diukur secara cermat agar derajat kemiringan Connecting Arm tidak berubah

Posisi buritan naik "nungging" secara proporsional, sehingga tidak mengganggu saat manuver ditikungan baik untuk s kecil atau S besar (istilah Circuit)